Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Olahraga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Desember 2011

Sekilas profil tentang Andik Vermansyah

Andik Vermansyah merupakan pemain timnas U-23 yang baru-baru ini tenar dan populer di tanah air dimana pemain sepak bola asal persebaya 1927 yang memiliki tubuh mungil ini menjadi pusat perhatian di pertandingan sea games dan pertandingan timnas indonesia melawan LA galaxy tadi malam.


Andik yang baru berumur 20 tahun ini sudah suka sepak bola sejak kecil, posisinya sebagai gelandang serang yang energik dan lincah yang membuat kerepotan tim lawan. Klub pertamanya hingga kini adalah persebaya surabaya dan persebaya 1927. Tak heran andik setiap bermain di lapangan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi amatir yang di dapat andik pun banyak sekali.


Di timnas pun andik menjadi pusat perhatian saat pertandingan sepak bola sea games kemarin. Permainan yang lincah dan energik andik beberapa kali membahayakan gawang lawan. Puncak nya saat pertandingan timnas indonesia gabungan junior dan senior menghadapi LA Galaxy bertabur bintang, andik mampu merepotkan lawan. LA Galaxy yang di perkuat beckham tadi malam dan beberapa bintang lainnya tidak mampu berkutik akan kelincahan andik vermansyah hingga beberapa kali andik di jatuhkan lawan.

Nah berikut ini profil andik vermansyah yang dapat anda liat sbb :

Profil Andik Vermansyah

Nama: Andik Vermansyah
Tempat, Tanggal Lahir: Jember, 23 November 1991
Tinggi Badan: 162 cm
Posisi: Gelandang Serang, Penyerang
Klub : Persebaya 1927
Nomor : 10

Karier junior
2007-2008 Persebaya U-18

Karier senior
Tahun
2008-2010 : Persebaya Surabaya
2011- : Persebaya 1927

Tim nasional
2011- Indonesia U-23 4

Prestasi:
2008 Perunggu POM ASEAN (Timnas Mahasiswa)
2008 Emas PON XVII Kaltim (Jatim)
2007 Emas Porprov I (Kota Surabaya)
2007 Juara Liga Remaja Regional Jatim (Persebaya U-18)

Foto Andik Vermansyah
Andik Vermansyah
Andik Vermansyah
Andik Vermansyah
Andik Vermansyah
Andik Vermansyah

Pacar Andik Vermansyah
Andik Vermansyah
Video Andik Vermansyah

Nah itulah artikel andik vermansyah melalui profil andik vermansyah, foto andik vermansyah dan video andik vermansyah yang merupakan punggawa timnas U-23 yang baru-baru ini populer, semoga di tahun2 berikut muncul talenta-talenta mudah seperti andik vermansyah. Olever Rifai salah satunya yang bermain di liga belanda dengan usia yang masih muda juga.




Selasa, 27 Desember 2011

5 Tangan Pesepakbola yang paling dibenci

Dalam duni sepak bola, “campur tangan” kaki dalam mencetak atau menggagalkan sebuah gol adalah kebenaran. Namun, jika pemain mencetak atau menggagalkan gol dengan tangannya menjadi kenyataan yang dibenci. Berikut 5 pemain paling dibenci lantaran campur tangannya dalam lahir atau menggagalkan sebuah gol.
1. Tangan Diego Maradona (Argentina)
Inggris vs Argentina, Perempatfinal Piala Dunia 1986
Diego Armando Maradona menjadi public enemy penggila sepak bola di Inggris setelah gol “tangan Tuhan” dilakukannya ke gawang Peter Shilton di perempatfinal Piala Dunia 1986 Meksiko. Perjalanan Argentina semakin sempurna dengan merebut Piala Dunia untuk kedua kalinya. Sementara bagi Inggris, kejahatan Maradona menjadikannya tersingkir sekaligus mengubur impian The Three Lions untuk merebut gelar untuk kali kedua.
2. Tangan Thierry Henry (Prancis)
Irlandia vs Prancis, Play-off Piala Dunia 2010
Mimpi Irlandia untuk berlaga di Piala Dunia 2010 harus terkubur akibat ulah kapten Prancis, Thierry Henry. Dua kali handball dilakukan Henry sebelum mengirimkan umpan pada William Gallas dan berujung gol. Gol tersebut membuat Irlandia tersingkir di babak play-off karena kalah 2-1. Walaupun sudah melayangkan permintaanmaafnya, namun Henry tetap dianggap public enemy di seantero Irlandia.
3. Tangan Luis Suarez (Uruguay)
Ghana vs Uruguay, perempatfinal Piala Dunia 2010
Jika saja Luis Suarez tidak menahan bola dengan tangannya, bukan tidak mungkin, Ghana menorehkan sejarah untuk pertamakalinya tampil di semifinal Piala Dunia 2010. Namun sejarah yang seharusnya sudah dalam genggaman sirna ketika Luis Suarez menahan bola yang menuju ke gawangnya. Walaupun Ghana memperoleh penalti, namun tendangan Asamoah Gyan gagal, dan Uruguay menang melalui drama adu penalti untuk memastikan ke semifinal.
4. Tangan John Collins (Skotlandia)
Skotlandia vs Belanda, Penyisihan Grup Piala Eropa 1996
Belanda nyaris saja teringkir dari penyisihan grup Piala Eropa 1996 saat timnya hanya bermain imbang 0-0 melawan Skotlandia. Padahal dalam pertandingan tersebut sebuah tendangan Ronald de Boer sudah berada di garis gawang. Namun bola digagalkan John Collins dengan tangannya. Belanda akhirnya terselamatkan Inggris yang mengalahkan Skotlandia 2-0. Belanda lolos ke putaran final berkat unggul selisih gol atas Skotlandia.
5. Tangan Joe Jordan (Skotlandia)
Skotlandia vs Wales, Kualifikasi Piala Dunia 1977
Sebelum John Collins menggagalkan tendangan Ronald de Boer yang nyaris menjadi gol, tangan pemain Skotlandia yang menuai kebencian adalah Joe Jordan. Dalam babak play-off Piala Dunia 1978 di Anfield Stadium, Jordan melakukan handball di dalam kotak penalti Wales. Namun wasit Robert Wurtz (Prancis) menunjuk penalti untuk Skotlandia yang menduga pemain belakang Wales, David Jones yang melakukan handball. Jordan selaku penendang penalti menuntaskan tugasnya dengan baik, sekaligus mengubur mimpi Wales berlaga di Argentina ’78.

10 Mobil Balap Legendaris Sepanjang Masa

Mobil balap bukanlah kendaraan biasa. Mereka adalah mahakarya yang dirancang untuk melakukan hanya satu hal,yaitu untuk menang. Kinerja mereka dimaksimalkan melalui perkembangan teknologi dan puluhan tahun pengalaman dalam riset.
Kalibrasi dilakukan sedekimian detail untuk memastikan gabungan dari berbagai bagian mereka untuk mencapai kesempurnaan. Meskipun alasan utama penciptaan mereka adalah untuk memenangkan perlombaan, mereka kadang-kadang begitu indah kalau hanya dipandang sebagai kendaraan semata, terlepas dari keberadaan mereka sebagai mesin yang menakjubkan.
Jika dilihat oleh mata yang tak terlatih, kecerdikan teknis mereka tidak akan dipertimbangkan, di atas keberadaan atas penampilan glamor mereka. Kebanyakan mobil yang akan ditampilkan disini adalah mobil klasik, muscle car dan mobil kelas atas dalam balap internasional.
Penilaian berdasarkan bentuk, konsep, keindahan, dan kejayaan mobil tersebut dalam dunia balap atau dari jumlah terbanyak memenangkan kejuaraan diseluruh dunia, jadi bukan berdasarkan kemahalan, bentuk yang futuristis, atau merek mobilnya.
1. 1957 Ferrari 250 Testa Rossa
Mobil ini dianggap sebagai salah satu yang paling menakjubkan di antara daftar Ferrari. Hanya 22 mobil dibuat antara tahun 1957 dan 1958. Masih akan menelan biaya total 5 juta dolar jika satu dari mobil ini dibeli hari ini.
2. 2003 Bentley Speed
Dibuat untuk satu tujuan, yaitu untuk memenangkan Balap 24 jam LeMans. Setelah 73 tahun Bentley ini ditunggu, Speed dibuat kembali dan datang dengan gebrakan yang hebat. Meskipun harus menunggu selama 2 tahun untuk menguji kehebatannya, Speed masih berdiri menjadi no.2 di daftar mobil balap terhebat.
3. 1968 Ford GT40 MK II
Di kejuaraan, LeMans hanya melihat satu mobil dalam sejarah yang diuji kehebatannya selama 2 kali. Ford GT40 MK II adalah kuda emas yang diciptakan untuk mencetak kemenangan pada tahun 1968 dan 1969.
4. 1997 Mercedes Benz CLK GTR
Mercedes AMG membuat mahakarya ini untuk balapan di FIA GT Championship pada tahun 1977. Mercedes juga membangun beberapa model untuk penggunaan jalan umum meskipun mereka ternyata menjadi pemenang balap jalanan
5. 2005 Aston Martin DBRS9
Kuda besi yang satu ini dibangun untuk bersaing di FIA GT Championship dan kejuaraan 24 jam LeMans. DBRS9 mempunyai kembaran yang dibangun sebagai sebuah model lebih murah
6. 1966 Ferrari 330 P3
Ferrari 330 P3 dianggap sebagai mobil Ferrari yang paling indah yang pernah dibuat. Hal ini juga membawa teknologi injeksi bahan bakar menjadi model utama di Ferrari
7. 1965 Shelby Daytona Coupe
Mobil iini diciptakan hanya untuk keperluan balap mobil. Antara tahun 1964 dan 1965 hanya enam mobil yang dibuat.
8. 1971 Porsche 917
Dalam Le Mans tahun 1970 dan 1971, Porsche menjamin mereka yang akan memenangkan kejuaraan secara keseluruhan. Dengan kecepatan tertinggi lebih dari 240 mph, 917 Porsche adalah mesin ajaib yang membawa pengemudinya menuju kemenangan.
9. 1969 Dodge Daytona
Dodge Charger Daytona’s dianggap menjadi “Pembawa model” mobil jenis kokpit belakang pada tahun 1969. Mobil ini memiliki kecepatan maksimal 205 mph dan 1200 pon gaya turun di depan dan 600 pon gaya turun di belakang
10. 1954 Jaguar D-Type
Jaguar unik D-Type dibuat hanya untuk keperluan balap. Mobil ini didukung oleh 6 transmisi. Jaguar D-Type adalah mobil yang pertama kali memperkenalkan aerodinamika berdasarkan gaya pesawat untuk mobil rancangan.

10 Catatan Kelam Sejarah Dunia Tinju Professional

Tinju Profesional dikenal sebagai “Sweet Science”, tetapi dengan adanya korupsi, kolusi kecurangan,  ancaman kekerasan yang melatar belakanginya, dan lahirnya badan baru MMA, telah mengancam eksistensi olahraga tinju professional dunia
Pertandingan Besar masih menghasilkan keuntungan yang besar,kadang jumlahnya sangat mencolok perbedaannya dan inilah 10 peristiwa yang telah memberi kontribusi pada kehancuran olahraga tinju
10. James Butler
Butler adalah seorang pejuang muda yang sangat menjanjikan dari New York City, dikenal dengan julukan “Harlem Hammer”.Pada bulan November 2001, James Butler bertanding melawan Richard “The Alien” Grant. pertarungan ini merupakan acara amal untuk korban yang selamat dari serangan 11 September.
Setelah kalah oleh keputusan dengan suara bulat, Butler berjalan ke tengah ring untuk mengucap selamat pada Grant.
Grant bereaksi dengan meregangkan tangannya dalam gerakan untuk merangkul.Sebaliknya, Butler (yang sudah menanggalkan sarung tinjunya) melemparkan pukulan kuat ke wajah Grant. Richard Grant menderita banyak luka wajah termasuk rahang patah, lidah sobek dan beberapa jahitan.Butler, pada gilirannya, ditangkap dan dihukum karena penyerangan, dan dipenjara atas serangan itu.
Sayangnya, cerita tidak berakhir di situ. James Butler melanjutkan karir setelah kejadian ini, tapi tidak pernah bisa menduplikasi kesuksesan sebelumnya.
Pada bulan Oktober tahun 2004, Butler ditangkap dan didakwaatas pembunuhan Sam Kellerman, saudara dari analis Tinju dari HBO Max Kellerman, dengan palu !!, dan kemudian membakar mayatnya di perapian. Butler mengaku bersalah pada tahun 2006, dan dijatuhi hukuman 29 tahun penjara.
9. Kerusuhan di Madison Square Garden
Petinju kelahiran Polandia, Andrew Golota masuk ring pada 11 Juli 1996, dengan catatan 27-0 yang luar biasa dan di puncak superstardom.Yang ia harus lakukan adalah bisa melewati mantan juara Heavyweight 38-1 Tak Terkalahkan , Riddick Bowe. Golota menanggapi dengan kinerja brilian.
Dengan gaya Polandianya dia mberkali-kali meninju sang mantan juara ronde demi ronde , sampai sang lawan nyaris tunduk. Dia juga unggul dalam nilai dan tampaknya mendekati menang KO atas lawannya.
Di babak ke-7, perjuangan mulai berubah sangat aneh.Golota (untuk alasan yang hanya diketahui oleh dirinya sendiri) memulai untuk terang-terangan dan berulang kali meninju Bowe di bawah garis sabuk.Golota diperingatkan beberapa kali dan pemotongan poin bahkan dia terima, tetapi pelanggaran terus dia lanjutkan.
Setelah beberapa pukulan rendah yang lebih mencolok terlihat, wasit terpaksa mendiskualifikasi dia. dari sudut Riddick Bowe menanggapi dengan terburu-buru masuk ring dan dengan kejam menyerang Golota dan timnya.Hal ini segera memicu kerusuhan rasial yang lebih besar, oleh para penonton.Pihak keamanan MSG tidak dilengkapi untuk menangani perkelahian besar dan harus menunggu polisi kerusuhan New York datang.
Bala bantuan akhirnya tiba tetapi tidak sebelum puluhan penggemar, personil official tinju personil dan polisi terluka dalam insiden memalukan dan aneh ini.
8. Hanya Terjadi di Amerika
Tidak sembarang orang bisa memiliki waralaba sepak bola profesional. Tidak sembarang orang bisa memiliki waralaba bisbol.Tapi Siapapun dapat menjadi Promotor perkelahian, bahkan pembunuh yang pernah dihukum karena membunuh operator dari Cleveland.
Pada tahun 1974, Don King secara besar-besaran mempromosikan pertarungan tinju profesional pertamanya.
dan Ternyata menjadi terkenal karena menampilkan Ali vs Foreman “Rumble in the Jungle” di Zaire. Mega-event ini langsung mengubah king menjadi promotor utama dalam tinju selama 30 tahun ke depan. Namun, sayangnya sang pemain utama ini suka bermain kotor; banyak eksploitasi dari King yang disembunyikan.
Dia telah melakukan penipuan demi penipuan di setiap dan hampir semua petinju muda yang dijanjikan untuk bergabung dengan sasananya. Don king telah diindikasikan terlibat dalam: pembunuhan, penyuapan, pencurian, taruhan, pelanggaran kontrak, dan pemerasan yang dibantu mafia .Larry Holmes pernah berkata, “Don King merubah gaya rambutnya seperti itu agar dia dapat menyembunyikan tanduknya”.
7.  Sonny Liston dan Mafia Sony
Dengan semua account Liston memiliki masa kecil yang menyedihkan. Sangat miskin dan banyak mengalami pelecehan fisik, Liston meninggalkan rumah pada usia muda dan berpartisipasi dalam banyak kejahatan dengan kekerasan . Saat dipenjara, keterampilan tinju dia dapatkan dan, segera setelah dibebaskan, ia mulai menghancurkan string lawan dalam perjalanan dem gelar Heavyweight.
kecakapan luar biasa Liston’s menarik perhatian beberapa asosiasi termasuk mafia, Frankie Carbo dan “Blinky” Palermo. Pada saat Sonny Liston berjuang melawan Cassius Clay muda pada tanggal 25 Mei 1965, banyak pers sudah menduga bahwa Liston dikontrol oleh mafia.
Ia tetap berpartisipasi dalam salah satu perbaikan paling jelas dalam sejarah olahraga.Di babak pertama, Liston melakukan diving dan membiarkan dirinya untuk dipukul oleh pukulan Clay (Ali) yang terkenal “pukulan siluman”.
dalam slow motion menunjukkan kombinasi cepat yang tampaknya meleset, atau hanya menyerempet Liston.
Kebetulan, pertarungan pertama mereka juga berakhir kontroversial ketika Liston menolak untuk keluar dari sudutnya pada ronde ke 7, dia mengklaim cedera bahu.Sonny Liston akhirnya mati 5 tahun kemudian, dalam keadaan dan situasi yang sangat mencurigakan.
6. Korupsi Richard Steele
Sebuah peristiwa yang sangat langka terjadi pada tanggal 17 Maret 1990.Pada malam ini dua juara tak terkalahkan, baik di kelas berat dan dalam pertandingan utama mereka, berjuang satu sama lain.
Julio Cesar Chavez yang mempunyai rekor pertandingan 68 kali menang dan 0 kalah( dipromotori oleh Don King) bertemu peraih medali emas Olimpiade tak terkalahkan, dan juara kelas menengah, Meldrick Taylor.
Chavez adalah favorit juara tapi Taylor yang mendominasi pertarungan dari bel pembukaan.
Pada akhir kecepatan Taylor mulai berkurang namun ia masih memimpin dalam perolehan nilai termasuk di ronde final.
Beberapa saat sebelum akhir pertandingan, Chavez mencetak knockdown tapi Taylor bangkit berdiri dengan cepat.pertandingan terus terjadi, Taylor akan tetap dimenangkan dengan keputusan suara bulat, tapi itu tidak terjadi.Wasit pertarungan, Richard Steele, menghentikan pertandingan saat waktu tersisa 2 detik di ronde akhir, dan memberi kemenangan kepada Chavez.
Terjadilah protes langsung dari phak Taylor, tapi Nevada State Athletic Commission (badan yang integritasnya sering dipertanyakan)kekeh dengan keputusan akhir ini.Karir dan kesehatan Taylor selanjutnya hancur dan dan dicuri, hal ini menjadi ritual yang disukai petinju Don King, yang hobi Menodai sportifitas olahraga Tinju .
5 Skandal Internasional Boxing Federation (IBF)
IBF, antara entitas lain, adalah badan sanksi utama yang berbasis di New Jersey.Cara dan sistem Tinju adalah: masing-masing badan sanksi tinju mempunyai juara dari versinya.Juara hanya diperbolehkan untuk melawan petinju peringkat di atas 15.Peringkat komite menentukan siapa yang mendapatkan peringkat.
ketua komite penentu Peringkat memiliki keputusan terakhir dan terkenal dengan korupsinya.
Pada bulan November 1999, Presiden IBF Bob Lee Sr didakwa dan dihukum atas tuduhan banyak pemerasan.
Lee bersekongkol dengan ketua peringkat lainnya, C. Douglass Beavers, untuk rig sistem peringkat dengan mendukung petinju yang promotornya berani membayar suap pada mereka lebih besar.
Duo ini secara rutin menghasilkan ratusan ribu dolar dari orang seperti Don King dan Cedric Kushner, sebagai imbalan atas artifisial menggelembungkan peringkat pertarungan mereka. Promotor yang tidak membayar tidak mendapatkan gelar.
Hasilnya adalah: sebuah sistem yang benar-benar korup yang tidak berdasarkan prestasi.Salah satu sisi gelap olahraga tinju…
4. Tinju bukan berasal dari jaman keemasan
James D. Norris adalah orang yang sangat kaya dan sangat kuat pada pertengahan abad ke-20.Ia memiliki banyak perusahaan dan sangat terlibat di dunia olahraga, termasuk memiliki waralaba Nasional Hockey League , memiliki kepentingan besar di Madison Square Garden dan pacuan kuda .Jim Norris juga individu yang sangat buruk dan dikenal luas bergaul dengan penjahat.
Sebagai presiden dari International Boxing Club, Norris memiliki monopoli virtual pada pertandingan kejuaraan, karena kontrak yang menguntungkan itu IBC harus disiarkan perkelahian di televisi nasional.
Jim Norris secara pribadi bertanggung jawab untuk memperbaiki berbagai buti, termasuk: Harry Thomas vs Max Schmeling pada tahun 1937, dan Jake LaMotta vs Billy Fox pada tahun 1946.Korupsinya secara nyata tidak mengenal batas.
Selain pengaturan pertandingan dia juga tidak resmi mengelola banyak petinju (yang biasanya bertentangan dengan keinginan mereka) dan membujuk mereka untuk menyewa rekan-rekannya sebagai penasihat.
tindakan Norris ‘diabadikan dengan serangkaian lelucon yang bisa melewati kecurigaan publik, dan membantu mengikis integritas olahraga tinju.
3. Olympiade Seoul, Korea – 1988
Banyak orang ingat Roy Jones Jr muda dirampok medali emas Olimpiade oleh hakim korup, tetapi hanya sedikit ingat dengan kejadian yang lebih buruk yang mendahuluinya.
Keith Walker dari Selandia Baru officil pertarungan kelas bantam antara Byun Jong Il dari Korea Selatan dan Alexander Hristov dari Bulgaria.Pertarungan ini adalah penuh kebusukan dan Walker harus berulang kali menghukum Jong untuk menyeruduk kepala .
Pada akhir pertarungan, Hristov diumumkan sebagai pemenangnya tapi ini hanya membuat marah tuan rumah pendukung Jong.
Sejumlah ofisial tinju dari Korea Selatan dan pelatih menyerbu cincin dan kejam menyerang wasit Keith Walker dengan pukulan, tendangan, botol dan bahkan kursi.Walker ketakutan nyaris lolos cedera serius dan langsung MENUJU ke bandara dan mengambil pesawat pertama kembali ke New Zealand.
Membuat malu dan mempermalukan , Presiden Federasi Tinju Korea presiden dan presiden Komite Olimpiade Korea ,dan kedua-duanya mengundurkan diri setelah insiden menyedihkan ini.
2. Actions of Panama Lewis
Pada suatu waktu Carlos “Panama” Lewis adalah seorang pelatih kelas dunia, karakternya, di sisi lain, sama sekali tidak kelas dunia.
Meskipun sudah berada di bawah awan kecurigaan karena diduga memberikan PARA PETINJU air yang dibubuhi stimulan ilegal dan untuk perjudian pada pertarungan yang melibatkan dia dlam tindakan kotor ini; Panama Lewis mengarang sebuah rencana jahat untuk petinjuya, Luis Resto.
1983 Resto tak lebih dari seorang petarung amatir pekerja harian, atau hanya lawan profesional ketika ia melawan juara tak terkalahkan Billy Collins Jr bintang baru, pada 16 Juni 1983
Mengetahui lawan Resto yang jauh di atasnya, Panama dan pelatihnya menghapus busa dari sarung tangan dan menambahkan pemberat ilegal pada sarung tinjunya.Luis Resto melanjutkan dengan menyiksa lawan yang tidak curiga selama 10 ronde.
Setelah dinyatakan sebagai pemenang, Resto mendekati sudut Collins ‘. Ayah Collins ‘, yang sempat mencurigai kekuatan baru Resto, menyentuh tangan Resto dan pejabat ringside dan segera memberitahu para offisial.
Sarung tangan tinju itu disita oleh state Athletic Commission dan keduanya dimasukkan dalam tuduhan.
Panama Lewis dan Luis Resto berdua secara permanen dicabut izin usahanya dan diberi hukuman penjara.
Sayangnya, Billy Collins Jr tidak akan bertarung lagi, karirnya yang pernah menjanjikan hancur oleh luka yang ia terima.
Collins Jr mati kurang dari satu tahun kemudian, diputuskan karena bunuh diri meskipun banyak kecurigaan
1. Kematian Duk Koo Kim
Seorang superstar di Korea Selatan, Kim telah naik sampai ke nomor satu petinju kelas ringan dan mencoba meraih gelar juara dunia melawan Ray “Boom Boom” Mancini, pada tanggal 13 November 1982.
pertarungan itu sangat brutal, khususnya untuk Kim, yang telah mulai terjatuh di rode akhir setelah menyerap begitu banyak pukulan yang luar biasa dari sang juara.Pada bagian awal ronde 14, Mancini memukul Kim dengan tangan kanan yang menyebabkan dia untuk terlempar menuju tali ring dan lalu menghantamkan kepalanya di kanvas.
Kim berhasil bangkit, tetapi perkelahian itu dihentikan oleh wasit.Beberapa menit kemudian Duk Koo Kim jatuh dan mengalami koma, dibawa keluar dari ring dan langsung ke rumah sakit.
Tragisnya, bintang Korea meninggal 4 hari kemudian dari trauma otak parah.Dari ratusan korban ring yang pernah dicatat, kematian Kim adalah salah satu yang paling menyedihkan.lawan Kim, Ray Mancini, tidak akan pernah lagi menjadi petarung kaliber yang sama, dan secara luas melaporkan bahwa ia menyalahkan diri sendiri atas kematian Kim.
ibu Kim melakukan bunuh diri tiga bulan setelah kematian anaknya dengan minum sebotol pestisida.Wasit pertarungan, Richard Green, dirundung oleh rasa bersalah, juga melakukan bunuh diri tidak lama setelah kematian kim.

Sabtu, 24 Desember 2011

5 Pesepakbola Penerima Kartu Merah Tercepat

Dunia sepakbola tak pernah lepas dari sensasi, di dalam maupun di luar lapangan. Berikut ulasan menarik seputar pemain yang memperoleh kartu merah tercepat sepanjang sejarah perkembangan sepakbola di seluruh pelosok dunia:
1. Lee Todd (2 detik)
Rekor penerima kartu merah tercepat dipegang Lee Todd. Salah seorang pemain amatir di Inggris, memperoleh kartu merah di detik kedua pada kompetisi amatir 11 tahun silam. Penyebabnya tidak sepele, dia memarahi wasit yang meniup peluit pertama tanda pertandingan dimulai. Dia mengeluarkan umpatan dengan menyebut suara peluit itu memekakkan telinganya. Sang pemain pun langsung diusir wasit karena dianggap menggunakan kata-kata yang tidak sopan kepada perangkat pertandingan.
2. David Pratt (3 detik)
David Pratt, penyerang klub Chippenham Town (salah satu klub di Divisi Primer Wilayah Selatan Inggris), menjadi pemegang rekor selanjutnya. Dia mendapat kartu merah saat pertandingan baru berjalan tiga detik karena dianggap melakukan pelanggaran keras kepada pemain Bashley Chris Knowles. Peristiwa unik tersebut terjadi dalam salah satu laga Divisi Primer Wilayah Selatan Inggris 2008.
3. Preston Edwards (10 detik)
Preston Edwards merupakan penjaga gawang Ebbsfleet United, salah satu klub yang ikut serta dalam Conference South (divisi lima Liga Inggris). Edwards diusir wasit hanya 10 detik setelah kick off pertandingan saat memperkuat Ebbsfleet menghadapi Farnborough dua pekan lalu. Tak lama tanda kick off dibunyikan, pemain Ebbsfleet Ryan Blake mencoba melakukan backpass kepada Edwards. Akibat terlalu lemah, bola mampu direbut striker Farnborough, Kezie Ibe. Tak punya pilihan lain, Edwards lantas maju dan mencoba menghalau pergerakan Ibe. Alih-alih menyelamatkan gawangnya, Edwards justru menjatuhkan Ibe di dalam kotak penalti. Dia pun dinobatkan sebagai penjaga gawang yang menerima kartu merah tercepat sepanjang sejarah sepakbola.
4. Giuseppe Lorenzo (10 detik)
Rekor kartu merah tercepat juga diperoleh pemain Bologna, Giuseppe Lorenzo. Pada pertandingan Serie A Italia pada 1990, dia mendapat kartu merah saat pertandingan baru berjalan 10 detik. Lorenzo diganjar kartu merah setelah memukul salah satu pemain Parma.
5. Kevin Pressman (13 detik)
Setelah menyumbangkan nama Lee Todd, David Pratt, dan Preston Edwards dalam pemegang rekor penerima kartu merah tercepat, liga di Inggris juga menyumbangkan salah satu pemain lainnya, yakni penjaga gawang Sheffield Wednesday Kevin Pressman. Pressman dihukum dengan kartu merah langsung karena memegang bola secara sengaja di luar kotak penalti pada 2000 saat pertandingan baru berjalan 13 detik

5 Rekor Gol Tercepat di Liga Champions

Striker AC Milan Alexandre Pato berhasil mencetak gol cepat ke gawang Barcelona di awal laga pembuka Grup H Liga Champions, Rabu dini hari WIB, 14 September 2011.
Gol yang diciptakan pemain Internasional Brasil di detik 24 itupun masuk ke dalam lima besar rekor gol tercepat sepanjang pelaksanaan Liga Champions. Usai laga yang berkesudahan 2-2 ini, Pato pun menjelaskan apa yang ada di benaknya ketika ia mencetak gol tersebut.
“Begitu permainan dimulai, aku melihat celah di pertahanan Barcelona. Aku pun berlari dan melakukannya (cetak gol ke jala Barcelona),” ujar Pato tersenyum seperti dikutip dari Football Italia.
Siapa sajakah yang berhasil mencetak gol cepat dalam Kompetisi yang paling bergengsi di ranah Eropa ini? Berikut daftar lima besar gol tercepat sepanjang sejarah Liga Champion.
1. 10 detik
Pencetak gol : Roy Makaay (Bayern Munich)
Pertandingan : Bayern Munich vs Real Madrid (07 Maret 2007)
2. 20.07 detik
Pencetak gol :Gilberto Silva (Arsenal)
Pertandingan :Arsenal vs PSV Eindhoven (25 September 2002)
3. 20.12 detik
Pencetak gol : Alessandro Del Piero (Juventus)
pertandingan : Juventus vs Manchester United (01 Oktober 1997)
4. 21 detik
Pencetak gol : Clarence Seedorf (AC Milan)
Pertandingan : AC Milan vs Schalke 04 (29 September 2005)
5. 24 detik
Pencetak gol : Alexander Pato (AC Milan)
Pertandingan : AC Milan vs Barcelona (14 September 2011)